Sosok

Dari Teater hingga Pengisi Suara, Ini Jejak Karier Tim Curry, Aktor Pennywise di Serial IT

TopCareer.id – Aktor pemeran Pennywise dalam serial It tahun 1990, Tim Curry, meninggal dunia pada 25 Agustus 2026 di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Aktor yang terkenal lewat perannya sebagai Dr. Frank-N-Furter di The Rocky Horror Show itu tutup usia di umur 80 tahun.

Marcia Hurwitz, mengonfirmasi kepada Variety bahwa Curry meninggal dengan tenang di rumahnya di Toluca Lake. Penyebab meninggalnya belum diketahui.

Namun, dikutip dari Variety, Kamis (27/8/2026), Curry diketahui mengalami sejumlah masalah kesehatan sejak menderita stroke parah pada 2012.

Tim Curry lahir pada 19 April 1948 di Grappenhall, Cheshire, Inggris. Usai ayahnya meninggal tahun 1958, keluarganya pindah ke London Selatan. Sejak muda, Curry sudah menekuni dunia akting dan musik.

Curry lalu lulus dari University of Birmingham dengan double degree di bidang bahasa Inggris dan drama.

Ia mulai terjun ke dunia akting profesional dengan berperan sebagai Woof dalam teater Hair. Dalam perjalanan kariernya, Curry mengenal Richard O’Brien, yang saat itu merupakan anggota tur pertunjukan tersebut.

Baca Juga: Keigo Higashino Meninggal Dunia, Sosok Maestro Novel Misteri Jepang

O’Brien lalu menunjukkan kepada Curry naskah drama yang sedang ditulisnya.

Drama itu merupakan parodi musikal terhadap film-film monster klasik, horor berlatar rumah tua, serta film-film fiksi ilmiah kelas B, yang dibalut humor bernuansa kebebasan seksual.

Curry kala itu yakin pertunjukan bertajuk The Rocky Horror Show itu akan menjadi sukses.

Saat mengikuti audisi untuk peran utama, ia menyanyikan lagu “Tutti Frutti” milik Little Richard. Dia kemudian mendapatkan peran penting sebagai Frank N. Furter dari sutradara Jim Sharman.

The Rocky Horror Show pun sukses besar di London. Produser rekaman asal AS, Lou Adler, kemudian membawanya ke Los Angeles.

Pertunjukan tersebut kemudian mendapat sambutan positif saat dipentaskan di Roxy, Sunset Strip. Dalam produksi ini, Curry juga bermain bersama Meat Loaf, yang kelak menjadi musisi terkenal.

Teater itu lalu dibawa ke Broadway dan dipentaskan di Belasco Theatre, New York. Namun, produksi Broadway tersebut hanya bertahan selama 45 pertunjukan.

Pada 1975, Curry kembali memerankan Frank N. Furter dalam versi film The Rocky Horror Picture Show yang disutradarai Jim Sharman. Film ini juga dibintangi Richard O’Brien, Susan Sarandon, dan Barry Bostwick.

Saat pertama kali dirilis, film The Rocky Horror Picture Show tidak langsung menuai kesuksesan.

Bahkan, film ini mendapat respons buruk dalam uji penayangan dan akhirnya hanya diputar secara terbatas. Namun, nasib The Rocky Horror Picture Show berubah setelah sejumlah bioskop mulai menayangkannya pada tengah malam.

Baca Juga: Jejak Karier Dolly Parton, Penyanyi Country Legendaris dan Pencipta Lagu ‘I Will Always Love You’

Pada 1976, film tersebut mulai mendapatkan penonton setia melalui pemutaran tengah malam di Waverly Theater, Greenwich Village, New York.

Seiring waktu, penonton mulai menjadikan pemutaran film sebagai pertunjukan interaktif dengan meneriakkan dialog, menari di lorong bioskop, serta mengenakan kostum dari tokoh-tokoh di film tersebut.

Di tengah popularitas film tersebut, Curry juga mulai merambah karier di bidang musik. Pada akhir 1970-an, ia bergabung dengan A&M Records dan merilis tiga album rock.

Albumnya yang berjudul Fearless dirilis pada 1979 dan mencapai posisi ke-53 tangga album AS, sedangkan Simplicity yang dirilis pada 1981 mencapai posisi ke-112.

Selain bermusik dan bermain film, Curry tetap aktif di dunia teater. Pada 1981, ia memerankan Mozart dalam produksi Amadeus di New York dan mendapatkan nominasi Tony Award.

Setahun kemudian, Curry berperan sebagai Pirate King dalam produksi The Pirates of Penzance di Drury Lane. Penampilannya tersebut membuatnya mendapatkan nominasi Laurence Olivier Award.

Pada tahun yang sama, Curry tampil sebagai Rooster Harrigan dalam film musikal Annie garapan John Huston. Ia juga memerankan Bill Sikes dalam film televisi Oliver Twist.

Berperan sebagai badut pembunuh, Pennywise

Namanya makin meroket di era 90-an, saat dia membintangi Pennywise, badut pembunuh di miniseries TV It, yang merupakan adaptasi novel Stephen King.

Perannya sebagai Pennywise hingga saat ini masih kerap disandingkan dengan Pennywise versi film It yang diperankan oleh Bill Skarsgard.

Di waktu yang sama, Curry juga aktif sebagai pengisi suara. Ia mengisi suara Captain Hook dalam serial animasi Peter Pan and the Pirates pada 1990-1991. Berkat peran tersebut, Curry memenangkan Daytime Emmy Award.

Kariernya sebagai pengisi suara semakin berkembang.

Mulai 1992, Curry terlibat dalam sejumlah film animasi, termasuk FernGully: The Last Rainforest, The Pebble and the Penguin, The Rugrats Movie, Rugrats in Paris, dan The Wild Thornberrys Movie.

Baca Juga: Aktor Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia, Ini Profil dan Jejak Kariernya

Di layar lebar, Curry juga tampil dalam sejumlah film komedi populer. Ia memerankan Mr. Hector, petugas concierge Plaza Hotel, dalam Home Alone 2: Lost in New York pada 1992.

Setahun kemudian, dia berakting sebagai Jigsaw dalam film komedi Loaded Weapon 1. Ia lalu memerankan Long John Silver dalam Muppet Treasure Island pada 1996 dan Major Vladakov dalam McHale’s Navy pada 1997.

Curry juga sempat menjadi pemeran utama dalam sejumlah serial televisi, tetapi proyek tersebut tidak bertahan lama.

Serial Over the Top yang tayang pada 1997 dan kebangkitan Family Affair pada 2002 sama-sama hanya bertahan selama satu musim.

Tampil sebagai pemeran pendukung

Memasuki era 2000-an, Curry lebih banyak tampil sebagai pemeran pendukung dalam film, di antaranya dalam Charlie’s Angels pada 2000 dan Scary Movie 2 pada 2001.

Ia juga mengambil sejumlah peran drama, termasuk dalam film horor Ritual pada 2002 dan film biografi Kinsey pada 2004.

Di dunia teater, Curry kembali tampil dalam produksi musikal Spamalot, adaptasi musikal dari film komedi Monty Python and the Holy Grail. Ia memerankan King Arthur dalam produksi di New York dan London.

Pada 2012, Curry mengalami stroke parah yang membuatnya harus menggunakan kursi roda. Setelah itu, aktivitasnya di dunia hiburan lebih banyak dilakukan sebagai pengisi suara untuk animasi dan video game.

Walau kondisi kesehatannya menurun, Tim Curry sesekali sempat kembali bermain dalam waralaba yang membesarkan namanya.

Tahun 2016, dia tampil sebagai narator dalam film TV The Rocky Horror Picture Show: Let’s Do the Time Warp Again. Dalam film itu, karakter Frank N. Furter diperankan oleh Laverne Cox.

Pada 2020, Curry kembali memerankan Frank N. Furter dalam pembacaan naskah The Rocky Horror Show secara virtual untuk sebuah acara penggalangan dana kampanye Joe Biden di Wisconsin.

Banner Loker

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button